Giliranmu Pakai Hastag #MyCheveningJourney: Daftar Sebelum 7 November 2017!

Ah akhirnya sempat nulis lagi! Beberapa waktu terakhir rekan-rekan mengirim WA, FB message, DM Instagram dan Linkedin untuk tanya-tanya soal proses beasiswa Chevening. Beasiswa Chevening ini setahun ke depan sponsori aku untuk kuliah S2 di Manchester Business School – The University of Manchester ambil jurusan MSc Human Resources Management and Industrial Relations. Selain prestigious, beasiswa Chevening ini menawarkan jaringan alumni tingkat global yang isinya memang orang-orang yang menarik.

Oya, aku ketemu banyak orang Indonesia yang beruntung ga perlu ini itu buat dapat beasiswa, karena kondisi finansial keluarga yang memungkinkan. Buat yang memang membutuhkan beasiswa, terus semangat berusaha yah, semoga tulisan ini kasih sedikit gambaran proses dari beasiswa the Chevening Awards!

Receiving the certificate of #ChosenForChevening in UK Embassy Jakarta

Dulu banget aku ga berani daftar beasiswa Chevening karena kupikir ini untuk orang-orang yang memang punya profil beken dan keren, tapi akhirnya aku coba beranikan diri. Syarat paling utama sebenarnya adalah udah lulus S1 dan punya pengalaman kerja minimal 2 tahun. Nah berhenti di sini dulu. Soalnya ada pengalaman udah cerita panjang lebar, tapi lawan bicaraku tanya: Beasiswa Chevening itu apa sih? Dhuaar. Hehehe..

Beasiswa Chevening atau biasa disebut ‘The Chevening Awards’ ini adalah beasiswa S2 dari pemerintah Inggris Raya (UK) yang ditujukan untuk mengembangkan global leaders. Beasiswa ini ada sejak tahun 1983, dibiayai oleh Foreign and Commonwealth Office (FCO) dan beberapa organisasi partnernya. Jadi kamu bisa kuliah S2 selama 1 tahun di universitas mana saja yang kamu mau (dan diterima :p) di Inggris Raya. Pengalaman 1 tahun ini diharapkan kasih kamu kesempatan untuk mengembangkan diri secara akademik dan professional, memperluas jejaring, dan mengalami sendiri budaya di Inggris Raya. Monggo kalau mau dibaca lebih seksama di laman INI.

Nah, lanjut yah. Proses pendaftaran Chevening dilakukan secara online dimulai dari laman INI. Super duper gampang, tinggal isi dan klik (plus mikir juga jangan lupa :p).

Apa sih yang biasanya jadi kegundahan saat daftar? Mungkin beberapa list di bawah ini membantu:

  1. Pilih jurusan dan kampus

Beberapa pertanyaan terkait pilih jurusan dan kampus untuk beasiswa Chevening mewarnai percakapanku belakangan waktu. Memang kita boleh belajar S2 apapun yang kita suka untuk daftar beasiswa ini, tapi akan jauh lebih meyakinkan kalau jurusan yang diambil ada kaitannya dengan pekerjaan saat ini atau aspirasi pencapaian di masa yang akan datang.

Jangan sampai kita ambil jurusan dan kampus yang hanya terdengar keren, tapi ga ada hubungannya dengan ‘diri kita’. Coba cek juga fokus kerjasama pemerintah Inggris dengan Indonesia di tahun berjalan saat kamu mendaftar beasiswa Chevening di laman ini. Saat mendaftar, kamu diminta untuk masukkan 3 pilihan jurusan dan kampus berdasarkan prioritas. Jangan khawatir juga, kalau nanti masuk interview, akan dikonfirmasi lagi apakah pilihan jurusan dan kampus masih sama dengan awal daftar atau mau diganti urutan (atau bahkan ganti jurusan dan kampus). Kalau saat mendaftar (atau periode sebelum pengumuman) kamu udah dapat Letter of Acceptance (LoA) dari kampus, kamu bisa upload di profil pendaftaranmu. LoA ini wajib diterima secretariat Chevening saat konfirmasi akhir kalau kamu dinyatakan berhak menerima beasiswa.

  1. Pengalaman Kerja

Soal pengalaman kerja, syarat yang ditulis adalah 2 tahun. Tapi saat mengisi nanti biasanya kamu juga bisa hitung jam volunteer atau magang. Akan sangat baik kalau setiap apa yang kamu kerjakan sejalan dengan jurusan yang kamu ambil. Meski tak jarang juga beberapa teman bisa meyakinkan bahwa jurusan yang diambil tidak (sepenuhnya) senada dengan pekerjaan, tapi lebih sesuai dengan aspirasi ke depan. Kasus semacam ini mungkin jarang, tapi bukan tidak mungkin terjadi. Tugasmu nanti meyakinkan panel saat interview.

  1. Menjawab Beberapa Pertanyaan (Penulisan Essay)

Ada beberapa pertanyaan yang perlu dijawab untuk menyelesaikan pendaftaran beasiswa Chevening ini. Pertanyaan biasanya seputar pengalaman pekerjaan dan leadership serta aspirasi (karir) masa depan dan kaitannya dengan jurusan yang diambil (detail pertanyaan silakan dilihat di aplikasi, bisa jadi ada perubahan). Ada rekan mengirimkan WhatsApp dan bertanya apakah harus menggunakan seluruh ‘jatah’ huruf untuk menulis jawaban pertanyaan (sekitar 300 kata). Sederhananya, menurutku kalau kita bisa maksimalkan, lebih baik maksimalkan, agar pesan yang kita sampaikan dapat tergambar dengan jelas. Tapi kalau cukup percaya diri dengan sedikit kata-kata, tidak masalah juga J Jawaban ini perlu ditulis dengan jujur karena akan banyak dikonfirmasi saat interview nanti apabila lolos tahap administrasi.

  1. Proses Menunggu 1

Kalau udah klik submit application, kita akan menunggu sekitar 4 bulan untuk mendapatkan konfirmasi/undangan untuk interview. Bagi yang lolos untuk interview, nanti akan mendapatkan email undangan dan link untuk memilih jam interview (biasanya tersedia beberapa slot). Penting untuk segera memilih slot interview sesuai jam yang diinginkan, kalau tidak, nanti sudah diambil yang lain dan kita ga punya banyak pilihan.

  1. Interview

Woah, ini nih yang bikin jantung dagdigdug 😀 – seingatku kemarin aku bener-bener persiapan untuk interview Chevening. Mulai dari tanya-tanya alumni, ngopi bareng Chevener tahun sebelumnya untuk dapat insight dan gambaran pertanyaan, bikin list ‘possible questions’ plus coba jawab sendiri, baca-baca berita soal UK dan Indonesia (terutama yang berkaitan dengan jurusan yang aku tuju), dan banyak doa. Hahaha. Sempat dengar kalau saat interview, biasanya untuk 1 issue/jurusan hanya 2-3 orang yang diundang – jadi kalau bukan aku yang terima beasiswa, maka orang sebelum atau setelahku yang dapat. Bukankah rasanya lebih perih kalau ternyata persentase terima/gagalnya lebih besar? Hueheu.

Proses interview biasanya cuma 30 menitan. Datang ke lokasi 15-30 menit sebelum jadwal akan sangat membantu, selain karena ada proses screening dari tim security, perlu juga waktu untuk menenangkan diri dan ngeringin keringat :p

Beberapa pertanyaan interview akan terkait essay yang kita tulis. Untuk detil model pertanyaannya bisa japri nanti kalau sudah dapat undangan interview yah 😀

  1. Proses Menunggu 2

Jangan sedih, abis interview ada proses menunggu lagi kira-kira 3 bulan. Di minggu ke-2 atau ke-3 Juni (timeline bisa saja berubah) akan dapat email kalau dapat beasiswa Chevening. Di proses ini, kamu akan dapat beberapa list dokumen yang harus disubmit untuk mendapatkan Final Award Letter (FAL) yang membuktikan bahwa kamu ‘sah’ mendapatkan beasiswa. Ada beberapa rekan yang kurang beruntung dan akhirnya tidak bisa mendapatkan, biasanya karena IELTS, LoA kampus, atau dokumen kesehatan (scan TBC).

  1. Proses Administrasi Final dan Menunggu 3

Semua dokumen yang dibutuhkan harus disubmit sebelum deadline. Menurutku pribadi dokumen yang dibutuhkan ga ribet. Yang perlu dicatat adalah, beberapa orang ‘ga mau rugi’ untuk test IELTS sebelumnya, jadi pas disuruh ngumpulin baru test. Kadang test center IELTS penuh di tanggal-tanggal itu jadi harus keluar kota (atau keluar negeri), atau akhirnya hasilnya kurang bagus dang a ada waktu buat ngulang test. Meski test IELTS ga harus disubmit saat pendaftaran dokumen di awal (bisa disusul saat dapat konfirmasi tahap akhir), lebih baik mulai test IELTS segera, itung-itung sebagai investasi karena cukup berguna untuk beberapa kebutuhan lainnya juga.

Proses menunggu untuk tiap tahap, Final Award Letter, Visa, dan tiket pesawat biasanya cukup membuat gundah. Penting banget di awal ini untuk paham bahwa kita harus bersabar dan percaya dengan tim Chevening dan Kedutaan Inggris di Jakarta, semuanya akan baik-baik saja.

Pendaftaran Beasiswa The Chevening Awards untuk tahun 2018/2019 sudah dibuka dan akan tutup tanggal 7 November 2017. Pendaftar tahun lalu se Indonesia ada sekitar 4400an (secara global ada 50.000an orang) dan dari Indonesia yang dapat ada sekitar 63 orang.

Starting #MyCheveningJourney in the University of Manchester

Alhasil, selamat untuk nanti yang dapat kesempatan menggunakaxn hastag #MyCheveningJourney di tahun depan. Buat yang belum dapat kesempatan, bisa jadi tahun depan atau mungkin bisa coba beasiswa/kesempatan lainnya. Selamat berusaha!

@yosea_kurnianto

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s